Senin, 25 Desember 2017

PKN KELAS 6 MATERI ASEAN




ASEAN merupakan salah satu kerja sama regional di kawasan Asia Tenggara.
ASEAN kependekan dari Association of South East Asian Nation
Asean disebut pula PERBARA, yaitu perhimunan bangsa-bangsa Asia Tenggara

LATAR BELAKANG BERDIRINYA ASEAN
a.       Persamaan nasib, yaitu sama-sama bekas negara jajahan kecuali Thailand
b.      Persamaan letak geografis, yaitu di kawasan Asia Tenggara
c.       Persamaan kebudayaan
d.      Sama-sama berupa negara agraris yang sedang berkembang.
Berdirinya Asean didahului dengan adanya Konferensi Bangkok yang menghasilkan “ Deklarasi Bangkok”
Asean secara resmi beridi tanggal 8 Agustus 1967
Lima menteri luar negeri yang menandatangani Deklarasi Bangkok yaitu :
a.       Adam Malik ( Indonesia)
b.      Tun Abdul Razak ( Malaysia)
c.       Narsisco Ramos ( Filipina )
d.      Raja Ratnam ( Singapura)
e.      Thanat Koman ( Thailand)
Lima negara di atas merupakan pelopor berdirinya Asean.
TUJUAN ASEAN
a.       Mempercepat pertumbuhan ekonomi dan sosial budaya di Asia Tenggara
b.      Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional
c.       Memajukan kerja sama di bidang IPTEK
d.      Memajukan kerja sama bidang perindag angkom (pertanian,industri,perdagangan,angkutan, dan komunikasi)
e.      Memajukan penelitian bersama masalah-masalah Asia Tenggara
f.        Meningkatkan stabilitas politik dan keamanan
LAMBANG ASEAN
Lambang Asean berupa sepuluh ikat batang padi
Makna Lambang Asean:
a.       Sepuluh batang padi melambangkang jumlah anggota asean
b.      Lingkaran melambangkan persatuan
c.       Warna biru melambangkan kedamaian dan kestabilan
d.      Warna dasar merah melambangkan keberanian dan kedinamisan
e.      Warna kuning menggambarkan kemakmuran

ANGGOTA ASEAN
Anggota Asean sekarang ini berjumlah 10 negara, yaitu:
1)      Indonesia ( Jakarta )
2)      Malaysia ( Kuala Lumpur )
3)      Thailand ( Bangkok )
4)      Philipina ( Manila )
5)      Singapura ( Singapura )
6)      Brunei Darussalam ( Bandar Seribegawan )
7)      Laos ( Vientiene )
8)      Vietnam ( Hanoi )
9)      Myanmar ( Naypidaw )
10)   Kamboja ( Pnompenh )
Anggota asean termuda adalah Kamboja
KERJA SAMA DALAM ASEAN
Kerja sama Asean meliputi kerja sama bidang
a.       Politik dan keamanan
b.      Ekonomi
c.       Sosial budaya/kerja sama bidang fungsional

Kerja sama asean bidang politik dan keamanan
a.       Perjanjian ZOPFAN ( Zona of Peace Freedom and Neutrality) kawasan damai bebas dan netral. Disebut pula “Deklarasi Kuala Lumput” tgl 27 Nop.1971
b.      Perjajnian persahabatan dan kerja sama di Asia Tenggara (Treaty of Amity and Cooperation in South East Asia) 24 Feb.1976 di Bali
c.       Kawasan bebas nuklir , tgl 15 Des.1997
d.      Komunitas keamanan Asean ,7 Okt 2003 di Denasar, Bali
e.      Perjanjian ekstradisi, tukar menukar pelarian yang tertangkap
Kerja sama bidang ekonomi
a.       Mendirikan proyek industri bersama Asean
b.      AFTA , pasar bebas asean
c.       Mendirikan lebaga penelitian padi internasional / IRRI di Los Banos Filipina
d.      Mengembngkan jaringan transportasi
e.      Mengembangkan kawasan pariwisata, perkebunan,dan perikanan
Kerja sama bidang sosial budaya.
Kerja sama sosial budaya disebut pula kerja sama fungsional
Kerja sama fungsional meliputi :sosial,budaya, iptek, pembangunan,pendidikan,pemuda, wanita, lingkungan hidup, penanggulangan bencana alam dan narkoba.
Pabrik bersama Asean meliputi :
a.       Pabrik mesin diesel Marine dan pabrik vaksinasi di Singapura
b.      Pabrik pupuk urea di Indonesia dan Malaysia
c.       Pabrik Abu soda di Thailand
d.      Pabrik tembaga dan super phospat di Philipina

 Untuk mencapai tujuan Asean, maka diadakan:
a.       KTT Asean (konferensi Tingkat Tinggi) yang dihadiri kepala pemerintahan anggota asean
b.      Sidang tahunan para menteri luar negeri
c.       Sidang menteri ekonomi
d.      Sidang menteri non ekonomi

  KTT Asean 1 diadakan di Denpasar,Bali dengan hasil
a.       Deklarasi Bali Cocord 1
b.      Perjanjian persahabatan dan kerjasama
Gedung sekretariat Jendral Asean terdapat di Jakarta
  Sekretaris Jendral Asean yang pertama yaitu H.R Darsono dari Indonesia
Peran Indonesia dalam Asean
a.       Menjadi pemrakarsa.pelopor berdirinya Asean
b.      Menjadi tuan rumah KTT
c.       Ikut menyelesaikan konflik di Kamboja dengan diadakannya JIM ( Jakarta informal meeting )
d.      Menjadi juru damai pertikaian antara pemerintah Filipina dan suku Moro

IPS KELAS 6 MATERI PERISTIWA ALAM DI INDONESIA DAN NEGARA TETANGGA

PERISTIWA ALAM DI INDONESIA DAN NEGARA TETANGGA

Peristiwa alam adalah peristiwa yang terjadi karena pengaruh yang ditimbulkan oleh alam itu sendiri. Peristiwa alam dapat bersifat merugikan dan membahayakan.  Contoh peristiwa alam yang membahayakan adalah banjir, gunung meletus, gempa bumi, angin topan, dan tanah longsor. Peristiwa alam yang tidak membahayakan misalnya pergantian musim, terbentuknya embun, dan pelangi.

Peristiwa Alam yang Tidak Merugikan Manusia
a. Pergantian Musim
Indonesia mengalami dua kali pergantian musim, yaitu musim kemarau dan hujan. Musim kemarau di Indonesia terjadi akibat bertiupnya angin musim tenggara. Angin ini berasal dari Benua Australia yang kering. Angin yang bertiup dari Benua Australia tidak banyak membawa uap air dari laut yang dilaluinya. Musim kemarau di Indonesia berlangsung pada bulan April–Oktober.

Musim hujan di Indonesia terjadi ketika bertiup angin musim barat laut. Angin ini banyak membawa uap air dari Samudra Hindia. Musim hujan di Indonesia pada umumnya terjadi pada bulan Oktober–April. Meskipun demikian, bulan-bulan musim hujan maupun kemarau sering bergeser. Adakalanya musim kemarau lebih panjang dan pada tahun berikutnya musim hujan yang lebih panjang. Hal ini disebabkan perubahan suhu permukaan di lautan Pasifik.

Antara musim hujan dan kemarau, biasanya kondisi atmosfer tidak menentu. Kondisi ini disebut musim pancaroba. Pergantian musim terjadi sekitar bulan Oktober dan April. Musim pancaroba pada umumnya berlangsung satu hingga dua bulan.  

b. Terbentuknya Embun
Terbentuknya embun merupakan bagian dari peristiwa alam. Embun terbentuk ketika udara yang berada di dekat permukaan tanah menjadi dingin. Kelebihan uap air berubah menjadi embun di atas benda-benda di dekat tanah. Embun terbentuk dengan baik pada malam hari yang cerah. Embun juga terbentuk dengan baik ketika kelembapan tinggi.

c. Terbentuknya Pelangi
Fenomena alam ini biasanya muncul setelah terjadi hujan. Apabila dilihat dari segi ilmu, pembentukan pelangi sangat sederhana. Pelangi hanya merupakan pembiasan cahaya. Ketika dibiaskan cahaya akan berubah arah. Tetesan air hujan dapat membiaskan dan menyebarkan cahaya sehingga terbentuk pelangi.

Peristiwa Alam yang Merugikan Manusia
a. Banjir dan Kekeringan
Bencana yang sering melanda negara kita adalah banjir dan tanah longsor pada musim hujan serta kekeringan pada musim kemarau. Banjir merupakan bencana yang sudah menjadi ”langganan” bagi beberapa wilayah di Indonesia. Bahkan, di ibu kota Jakarta setiap tahun terjadi bencana ini. Selain disebabkan oleh faktor alam, banjir juga disebabkan ulah manusia. Pembangunan gedung, penebangan pohon, dan penyempitan sungai merupakan contoh ulah manusia yang menjadi penyebab banjir.

b. Letusan Gunung Berapi
Gunung Meletus
Diperkirakan gunung di Indonesiamencapai 130 buah. Indonesia merupakan daerah pertemuan 3 lempeng tektonik besar, yaitu lempeng Indo-Australia, Eurasia dan lempeng Pasifik. Lempeng Indo-Australia bertabrakan dengan lempeng Eurasia di lepas pantai Sumatra, Jawa dan Nusatenggara, sedangkan dengan Pasifik di utara Irian dan Maluku utara. Pada pertemuan lempeng-lempeng itu terjadi lipatan dan patahan sehingga terbentuk retakan. Pada retakan itu keluarlah magma. Magmaadalah zat liat dan sangat panas yang muncul ke permukaan bumi. Letusan gunung berapi menyebabkan terjadinya banyak kerusakan lingkungan. Misalnya tumpukan abu vulkanik dan pasir, awan panas, kebakaran hutan, serta banjir lahar.  

Peristiwa letusan gunung yang belum lama terjadi misalnya letusan Gunung Egon. Gunung Egon terletak di Nusa Tenggara Timur. Pada bulan April 2008 gunung ini meletus. Akibatnya, timbul kepulan debu setinggi 4.000 meter. Semburan debu yang muncul membuat warga Sikka di sekitar Gunung Egon panik. Letusan Merapi 2010, Aktivitas seismik dimulai pada akhir September 2010, dan menyebabkan letusan gunung berapi pada hari Selasa tanggal 26 Oktober 2010, mengakibatkan sedikitnya 165 orang tewas. Gunung Soputan di Sulawesi Utara meletus pada Minggu (26/8/2012), sekitar pukul 21.50 Wita.   

c. Gempa Bumi
Gempa bumi merupakan sebuah getaran hebat yang disebabkan oleh peristiwa-peristiwa alami. Yang dimaksud dengan peristiwa alami misalnya patahan pada kulit bumi, letusan gunung berapi, dan runtuhan lereng pegunungan. Pada umumnya daerah-daerah yang menjadi jalur gempa bumi terdapat di sepanjang pegunungan berapi. Hal ini disebabkan pada jalur tersebut banyak terjadi patahan, gunung meletus, dan runtuhan.

Berdasarkan catatan dari Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (DVMBG) Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, ada beberapa wilayah Indonesia yang rawan gempa. Berikut ini peta daerah rawan gempa yang ada di Indonesia.
Daerah rawan gempa di Indonesia
Beberapa gempa bumi yang pernah terjadi di Indonesia antara lain :
  • Gempa bumi Samudera Hindia 26 Desember 2004. Gempa bumi dahsyat di Samudra Hindia, lepas pantai barat Aceh. 230.000 orang tewas di 8 negara. Ombak tsunami setinggi 30 meter.
  • Gempa bumi Sumatera tahun 28 Maret 2005 berkekuatan 8,7 SR. Pusat gempanya berada di 30 km di bawah permukaan Samudra Hindia.  
  • Gempa bumi Jawa tahun 2006, Gempa bumi Jawa pada 17 Juli 2006, gempa bumi berkekuatan 7.7 pada skala Richter di lepas pantai Jawa Barat. Gempa bumi ini menyebabkan tsunami setinggi 2 meter yang menghancurkan rumah di pesisir selatan Jawa.
  • Gempa bumi Bengkulu, Gempa Bumi Bengkulu 12 September 2007 memiliki kekuatan 7.9 SR. Pusat gempa terletak kira-kira 10 km di bawah tanah, sekitar 105 km lepas pantai Sumatra.
  • Gempa bumi di Papua tahun 2009, Gempa bumi di Papua 2009 memiliki kekuatan 7,6 pada Skala Ricther. Gempa bumi terjadi pada tanggal 4 Januari 2009.
  • Gempa bumi di Sumatera tahun 2009 berkekuatan 7,6 SR, Gempa bumi Sumatera Barat 2009 ini terjadi pada 30 September 2009. Gempa ini terjadi di lepas pantai Sumatera, sekitar 50 km barat laut Kota Padang.   
d. Kebakaran Hutan
Kebakaran Hutan
Kebakaran hutan dapat terjadi dengan sendirinya atau karena ulah manusia. Penyebab alami kebakaran hutan misalnya akibat gesekan dahan pohon yang mengering pada musim kemarau. Kebakaran hutan di Indonesia pada umumnya disebabkan oleh pembakaran hutan untuk lahan pertanian. Pepohonan ditebangi dan dibakar untuk mempermudah pembersihannya. Kebakaran hutan akan semakin sulit diatasi apabila melanda daerah yang banyak menyimpan sisa kayu di dalam tanah. Api yang bertahan berminggu-minggu di bawah tanah akan menjadi besar jika tertiup angin.

Hutan yang terbakar memiliki akibat lebih parah yaitu pencemaran udara. Asap dari kebakaran hutan akan menyebabkan penduduk di sekitar hutan mengalami gangguan pernapasan. Akibat asap yang membubung, jalur penerbangan mengalami gangguan. Pesawat terbang tidak berani melintas di sekitar lokasi kebakaran hutan karena adanya gangguan asap.

e. Tanah Longsor
Jenis tanah di Indonesia banyak yang bersumber dari letusan gunung berapi. Tanah ini memiliki komposisi sebagian besar lempung dengan sedikit pasir. Selain itu, tanah berasal dari gunung berapi adalah tanah yang subur. Akan tetapi, tanah jenis ini sangat berpotensi longsor pada musim hujan. Jika tidak ada tanaman keras yang berakar kuat, tanah ini berpotensi mendatangkan bencana alam. Setidaknya terdapat 918 lokasi rawan longsor di Indonesia. Lokasi tersebut tersebar di Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatra Barat, Sumatra Utara, Yogyakarta, dan Kalimantan


Peristiwa Alam di Negara Tetangga.
1. Topan Nargis di Myanmar
Topan nargis membawa angin kencang dengan kecepatan hingga 190 km/jam. Pada bulan Mei 2008 angin ini telah memorak-porandakan lima wilayah di Myanmar. Wilayah tersebut adalah Yangon, Irawaddy, Bago, Karen, dan Mon. Jumlah korban topan nargis diperkirakan mencapai 77.700 orang dan 42.000 lainnya dinyatakan hilang. Akibat bencana ini rumah penduduk, pertokoan, dan fasilitas umum rusak parah. Badai ini juga menyebabkan tanah longsor dan melumpuhkan pusat tenaga listrik. Badai topan nargis ini merupakan badai topan tropis yang terparah di Asia.

2. Badai di Vietnam
Ratusan orang meninggal di Vietnam pada tahun 2006 akibat terjadinya badai tropis. Badai tropis chancu, lekima, pabuk, dan toraji adalah jenis badai yang sering melanda daerah utara Vietnam. Pada bulan Oktober 2007 pemerintah Vietnam bahkan mengungsikan 500 ribu warganya dari wilayah pesisir. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi terjadinya serangan badai lekima. Banjir dan badai telah meminta korban nyawa sebanyak 86 orang di Vietnam pada tahun 2007. Pada tahun 2006 lebih dari enam ratus orang meninggal dunia akibat bencana ini.

3. Banjir di Malaysia
Malaysia sering kita sebut sebagai negeri Jiran yang artinya tetangga dekat. Letak Malaysia memang sangat dekat dengan Indonesia. Malaysia terdiri atas dua bagian, yaitu Malaysia Barat dan Malaysia Timur. Malaysia Barat terletak di Semenanjung Malaka. Malaysia Timur bergabung dengan Pulau Kalimantan. Malaysia merupakan salah satu negara yang sering dilanda banjir. Daerah-daerah di Malaysia terutama di wilayah Pahang, Johor, dan Malaka hampir setiap tahun mengalami bencana ini. Penyebab utama banjir di Malaysia adalah bertiupnya angin muson yang terjadi setiap bulan November hingga Februari. Pada tahun 2006 Malaysia mengalami banjir terhebat dalam seratus tahun terakhir.

4. Letusan Gunung dan Badai Tropis di Filipina
Peristiwa alam paling menonjol yang terjadi di Filipina adalah peristiwa gunung meletus dan badai tropis. Gunung yang sering meletus bernama Gunung Mayon dan Parker. Gunung Mayon terakhir meletus pada tanggal 17 Juli 2006. Pada tahun 1995 kawah Gunung Parker pernah berlubang hingga terjadi banjir lumpur yang membawa banyak korban jiwa. 

Badai tropis di Filipina pada umumnya terjadi pada bulan September hingga November. Filipina merupakan salah satu daerah yang sering mengalami badai tropis. Jenis badai terkenal di Filipina adalah badai tropis durian dan fengshen. Badai tropis durian yang pernah meluluhlantakkan Filipina pada tahun 2006 mengakibatkan 37 penduduk meninggal dunia. 

Badai ini juga membawa dampak iklim di Indonesia. Akibat badai tersebut musim kemarau di wilayah Indonesia bertambah lama. Ekor badai durian telah menarik awan di Sumatra dan Jawa. Akibatnya, awan yang mestinya menjadi hujan di Sumatra dan Jawa pun gagal. Badai fengshen dengan kekuatan 195 km/jam yang terjadi di Manila dan Provinsi Iloilo pada tanggal 22 Juni 2008 menyebabkan terjadinya banjir setinggi dua meter di sejumlah tempat. Korban tewas akibat bencana ini diperkirakan 85 orang. Lebih dari dua puluh ribu warga Filipina juga mengungsi akibat bencana ini.

5. Angin Topan di Australia
Wilayah Australia sering dilanda topan tropis dengan angin yang bertiup sangat keras. Angin topan tropis dapat merusakkan bangunan, satwa, dan mengancam hidup manusia. Pada tahun 1975 angin topan Olivia merusakkan sebagian besar Kota Darwin dan menyebabkan 49 orang meninggal serta 16 orang hilang di laut. Angin topan merupakan masalah sekitar bulan November sampai Maret. Satelit cuaca melacak angin topan ini untuk mengetahui kedatangannya dan memperingatkan penduduk mengenai hal ini. Angin topan di Australia digolongkan menurut skala 1–5 sesuai dengan kecepatan anginnya.  

6. Gempa Bumi dan Tsunami di Asia Tenggara
Tentu kamu pernah mendengar berita tentang peristiwa gempa bumi tanggal 26 Desember 2004 yang disusul dengan terjadinya tsunami. Gempa yang melanda beberapa wilayah di Asia, khususnya Asia Tenggara ini merupakan gempa terbesar kelima sejak tahun 1900 dan menewaskan lebih dari 220.000 orang. Gelombang tsunami menghantam negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, Myanmar, bahkan ke negara Asia dan Afrika seperti Sri Lanka, India, dan Somalia.


Akibat pemanasan global, terjadi perubahan besar di Asia Tenggara. Berikut ini beberapa peristiwa yang terjadi di Asia Tenggara akibat pemanasan global.
1. Peningkatan Suhu
    Diperkirakan sejak tahun 1998 terjadi peningkatan suhu di wilayah Asia Tenggara. Udara 
    menjadi lebih panas pada siang hari dan lebih hangat pada malam hari.
2. Hujan dan Banjir
    Peningkatan hujan ekstrem menyebabkan terjadinya banjir di beberapa negara Asia 
    Tenggara. Misalnya banjir di Vietnam, Filipina, Kampuchea, dan Indonesia.
3. Kemarau Panjang
    Kemarau akibat pemanasan global terjadi di Myanmar, Laos, Filipina, Indonesia, dan 
    Vietnam. Kemarau panjang pada tahun 1997 dan 1998 mengakibatkan gagal panen, 
    kekurangan air, dan kebakaran hutan.
4. Puting Beliung/Topan
    Rata-rata puting beliung menerpa kawasan Filipina dua puluh kali

IPA KELAS 6 MATERI TATA SURYA

  1. Tata surya adalah susunan benda-benda langit yang terdiri atas matahari dan planet-planet.
  2. Ada delapan buah planet dalam tata surya, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, dan Neptunus.
  3. Merkurius merupakan planet yang mempunyai lintasan terdekat ke matahari.
  4. Yupiter merupakan planet terbesar dalam keluarga tata surya.
  5. Planet tidak memancarkan cahaya sendiri, planet tampak berkilau seperti bintang karena planet memantulkan cahaya matahari yang menyinari permukaannya.
  6. Perputaran bumi pada sumbunya disebut rotasi bumi.
  7. Rotasi bumi mengakibatkan gerak semu harian matahari, pergantian siang dan malam, serta perbedaan waktu dari tempat-tempat yang berbeda derajat bujurnya.
  8. Bumi berevolusi mengitari matahari.
  9. Dalam peredarannya, bulan melakukan tiga gerakan sekaligus, yaitu perbedaan bentuk revolusi, dan bersama-sama dengan bumi mengitari matahari.
  10. Revolusi bulan mengakibatkan terjadinya fase-fase bulan, yaitu perbedaan bentuk permukaan bulan yang terang dari hari ke hari.
  11. Gerhana bulan terjadi apabila matahari, bumi, dan bulan berada pada satu garis lurus, dengan bumi berada di antara matahari dan bulan.
  12. Gerhana matahari terjadi apabila matahari, bulan, dan bumi berada pada satu garis lurus dengan bulan berada di antara matahari dan bumi.
  13. Peredaran bumi mengelilingi matahari (revolusi bumi) dijadikan dasar untuk perhitungan tahun Masehi.
  14. Satu kali bumi mengelilingi matahari memerlukan waktu 365 hari.
  15. Peredaran bulan mengelilingi bumi (revolusi bulan) dijadikan dasar untuk perhitungan tahun Hijriah atau tahun Komariyah.
  16. Periode revolusi bulan mengelilingi bumi selama 29 hari.

BAHASA INDONESIA KELAS 5 MATERI WAWANCARA

Wawancara adalah suatu cara untuk mengumpulkan data atau memperoleh informasi dengan mengajukan pertanyaan langsung kepada narasumber atau otoritas.
Narasumber adalah orang yang member (megetahui secara jelas tentang sebuah informasi) atau sebagai  sumber informasi (informan).
Adapun tujuan wawancara adalah sebagai berikut:
1. bahan informasi,misalnya berkaitan dengan masalah sosial,politik,ekonomi,dll
2.bahan opini,misalnya pendapat dan tamggapan narasumber terhadap suatu masalah.
3.bahan ceriat,misalnya untuk mendukung penulisan karya sastra.
4.bahan biografi,misalnya riwayat hidup tokoh yang akan ditulis.
Wawancara berdasarkan pelaksanaannya dapat dibedakan menjadi sebagai berikut:
1. wawancara terstruktur,yaitu wawancara yang dilaksanakan secara terencana dengan berpedoman pada daftar pertanyaan yang telah disiapkan.
2.wawancara tidak terstruktur,yaitu wawancara yang tidak berpedoman pada daftar pertanyaan.
Wawancara memiliki 7 jenis,yaitu:
1. wawancara bebas,yaitu wawancara yang susunan pertanyaannya tidak ditentukan lebih dulu dan pembicaraannya tergantung kapada suasana pembicara.
2.wawancara terpimpin,yaitu wawancara dengan memakai daftar pertanyaan yang sudah disiapkan terlebih sebelumnya.
3.wawancara individual,yaitu wawncara yang dilakukan seseorang dengan responden tunggal.
4.wawancara kelompok,yaitu wawancara yang dilakukan terhadap sekelompok orang dalam waktu bersamaan.
5.wawancara konferensi,yaitu wawancara antara seorang pewawancara dengan sejumlah responden atau sejumlah pewawancara dengan seorang responden.
6.wawancara terbuka,yaitu wawancara yang berdasarkan pertanyaan yang tidak terbatas jawabannya.
7.wawancara tertutup,yaitu wawancara berdasarkan pertanyaan yang terbatas jawabannya.
Tahap-tahap wawancara,yaitu:
1. menentukan topik wawancara
2.menentukan narasumber yand disesuaikan dengan topik wawancara.
3.mengetahui identitas narasumber secara umum
4.menghubungi atau mengkonfirmasi narasumber yang akan diwawancarai
5.membuat garis besar atau daftar pertanyaan
6.mempelajari masalah yang berkaitan dengan topik wawancara
7.mempersiapkan alat Bantu untuk mencatat hasil wawancara
Ketika wawancara dengan narasumber,ada beberapa hal yang perlu diperhatikan (etika/sopan santun), yaitu sebagai berikut:
1. datang tepat waktu sesuai dengan perjanjian
2.bersikap sopan santun,wajar dan ramah
3.dahulukan pertanyaan yang ringan dan sederhana
4.bertanya dengan kalimat yang jelas dan singkat sesuai dengan topik wawancara
5.hindari pertanyaan yang bersifat pribadi
6.mencatat hal-hal yang penting hasil wawancara dan menyimpulkannya sendiri
7.jangan menyela apabila narasumber sedang berbicara
8.selesai wawncara ucapkan terima kasih
Contoh wawancara sederhana
Nara Sumber : Petani
Topik              : Meningkatkan Mutu Hasil Panen.
Daftar Pertanyaan :
1. Bagaimanakah hasil panen padi tahun ini pak ?
2. Apakah hasil panen tersebut dapat ditingkatkan lagi ?
3. Bagaimana dan langkah-langkah apa saja yang dapat bapak lakukan untuk meningkatkan hasil panen bapak ?
4. Berapa kali bapak memberikan pupuk pada tanaman padi bapak ?
5. Dalam 1 tahun berapa kali panen yang bapak lakukan?
6. Kami sudah merasa cukup atas informasi yang bapak berikan, kami mengucapkan terima kasih dan semoga panen bapak sangat memuaskan.
Wawancara   :
Siswa   : Bagaimanakah hasil panen padi tahun ini pak ?
Petani : Hasil panen tahun ini cukup baik.
Siswa   : Apakah hasil panen tersebut dapat ditingkatkan lagi ?
Petani : Bisa, hasil panen bisa ditingkatka lagi.
Siswa   : Bagaimana dan langkah-langkah apa saja yang dapat bapak    lakukan untuk meningkatkan hasil panen bapak ?
Petani  : Untuk meningkatkan hasil panen dapat dilakukan dengan cara pemberian pupuk yang berkualitas, memberantas hama, serta pengairan yang cukup.
Siswa   : Berapa kali bapak memberikan pupuk pada tanaman padi bapak ?
Petani :Kalau padi sudah mendapatkan air yang cukup maka pemberian pupuk dapat dilakukan 2 kali sekali panen.
Siswa   : Dalam 1 tahun berapa kali panen yang bapak lakukan?
Petani  :Dalam 1 tahun panen dapat dilakukan sebanyak 3 kali.
Siswa   : Kami sudah merasa cukup atas informasi yang bapak berikan, kami mengucapkan terima kasih dan semoga panen bapak sangat memuaskan.
Petani : Iya, sama-sama. Semoga informasi yang dapat saya berikan bermanfaat untuk kalian semua.

PKN KELAS 5 MATERI NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA

NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA
A.Pengertian Negara Kesatuan Republik
B.Wilayah NKRI
C.Pentingnya Persatuan dan Kesatuan Bangsa
D.Keutuhan NKRI

A. PENGERTIAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK
1.    Bentuk-Bentuk Negara
2.    Bentuk Pemerintahan
3.    Sistem Pemerintahan


Istilah negara muncul pada zaman renaissance di Eropa.
Negara waktu itu diartikan sebagai suatu sistem tugas-tugas publik dan alat-alat perlengkapan yang teratur dalam suatu wilayah tertentu.
Dalam arti luas negara merupakan kesatuan sosial(masyarakat) yang diatur secara konstitusional untuk mewujudkan kepentingan bersama.

1.    BENTUK-BENTUK NEGARA
a.       Negara Kesatuan
Ciri-ciri:
- Penyelenggaraan pemerintahan dilakukan oleh seorang pemerintah yang berada di pusat(pemerintah pusat).
-   Pemerintah pusat memiliki wewenang penuh untuk mengatur seluruh wilayahnya melalui pembentukan daerah-daerah yaitu: provinsi,kabupaten atau kota,dst.
-        Pelaksanaan pemerintahan negara secara desentralisasi maupun sentralisasi.
      
Sentralisasi yaitu bentuk negara di mana semua urusan negara diatur dan diurus oleh pemerintahan pusat
Desentralisasi yaitu bentuk negara di mana pemerintahan pusat memberi kewenangan terhadap daerah untuk mengatur dan mengurus rumah tangga sendiri berdasarkan kebutuhan dan potensi daerah masing-masing.

Secara umum bentuk negara kesatuan mempunyai sifat-sifat sebagai berikut:
1)     Negara mempunyai kedaulatan ke dalam dan ke luar yang dipegang oleh pemerintahan pusat.
2)  Dipimpin oleh seorang pemerintah pusat yaitu kepala negara dan memiliki satu lembaga     perwakilan rakyat(DPR)
3) Hanya ada satu kebijaksanaan yang menyangkut persoalan politik,ekonomi (fiskal dan moneter),peradilan atau yustisi,agama,serta pertahanan dan keamanan.

b.      Negara Serikat (Federasi)
Negara federasi atau negara serikat adalah
negara yang terdiri dari beberapa negara bagian yang membentuk kesatuan di mana setiap negara bagian memiliki kebebasan dalam mengatur urusan dalam negerinya masing-masing.
Contoh negara-negara serikat:
Amerika Serikat,Australia,India,Jerman,Malaysia,
dan Swiss.

Ciri-ciri negara serikat:
1)     Negara bagian tidak berdaulat,tapi kekuasaan asli tetap pada negara bagian.
2)     Kepala negara dipilih oleh rakyat dan bertanggungjawab kepada rakyat.
3)     Tiap kepala negara bagian berwenang membuat UUD sendiri selama tidak bertentangan dengan pemerintah pusat
4)     Kepala negara mempunyai hak veto(pembatalan putusan) yang diajukan oleh parlemen(senat dan konggres)
5)     Pemerintah pusat memperoleh kedaulatan dari negara-negara bagian.
Bentuk negara Indonesia adalah kesatuan sesuai pasal 1 ayat 1 UUD 1945 yang berbunyi”Negara Indonesia ialah negara kesatuan yang berbentuk republik”.
Sebelumnya Indonesia pernah mengalami perubahan bentuk:
a.       18 Agustus 1945 sampai 27 Desember 1949 bentuk negara Indonesia kesatuan.
b.      27 Desember 1949bsampai 17 Agustus 1950 bentuk negara Indonesia serikat
c.      17 Agustus 1950 sampai sekarang bentuk negara Indonesia kesatuan.

2.    BENTUK PEMERINTAHAN
Dalam pasal 1 ayat 1UUD 1945 disebutkan bahwa:”Negara Indonesia adalah negara kesatuan yang berbentuk republik.”
Republik berasal dari kata res yang artinya kepentingan dan publika berarti umum.Jadi republik artinya kepentingan umum.Pemerintahan dipimpin oleh presiden untuk masa jabatan tertentu.
Ada 3 macam republik:
Republik absolut,republik konstitusional,dan republik parlementer.
a.       Republik Absolut
Pemerintah atau presiden bersifat diktator(sewenang-wenang)dan tanpa ada pembatasan kekuasaan.Penguasa mengabaikan konstitusi dan peraturan perundang-undangan.Untuk melegitimasi kekuasaaannya digunakan partai politik.Dalam pemerintahan ini fungsi parlemen(perwakilan rakyat)diabaikan.
b.       Republik Konstitusional
Presiden memegang kekuasaan sebagai kepala negara sekaligus sebagai kepala pemerintahan.Kekuasaan presiden dibatasi oleh konstitusi dan peraturan perundang-undangan.Dalam melaksanakan pemerintahannya,presiden diawasi secara langsung oleh parlemen(DPR).
c.       Republik Parlementer
Presiden hanya berfungsi sebagai kepala negara karena fungsi pemerintahan berada di tangan perdana menteri.Perdana menteri bertanggungjawab kepada parlemen.Kedudukan presiden tidak dapat digugat.Kekuasaan legistatif lebih tinggi daripada kekuasaan eksekutif.

3.    SISTEM PEMERINTAHAN
a.       Sistem Pemerintahan Parlementer
Para menteri diangkat dan diberhentikan oleh parlemen sehingga mereka bertanggungjawab pada parlemen.Para menteri dipimpin oleh seorang perdana menteri yang bertugas sebagai kepala pemerintahan.
b.    Sistem Pemerintahan Presidential
Menteri-menteri diangkat dan diberhentikan oleh presiden.Para menteri tidak bertanggungjawab kepada parlemen tetapi kepada presiden.Menteri-menteri membantu presiden dalam menjalankan pemerintahan.
Presiden berfungsi sebagai kepala negara sekaligus
sebagai kepala pemerintahan.

Sesuai UUD 1945:
*Sistem pemerintahan Indonesia adalah presidential
*Menteri bertanggungjawab kepada presiden sebagai pelaksana pemerintahan.
*Presiden tidak dapat membubarkan DPR
*DPR juga tidak dapat memberhentikan presiden
*DPR bertugas mengawasi jalannya pemerintahan yang dilaksanakan oleh presiden.
*Terdapat saling kontrol sehingga kekuasaan presiden
  tidak terbatas atau mutlak(diktator).

B.Wilayah NKRI
1.       Indonesia sebagai negara kepulauan
Wilayah Indonesia terdiri atas beribu-ribu pulau merupakan kebanggaan dan kewaspadaan.
Bangga karena di dalamnya terdapat potensi kekayaan alam yang bila dikelola dengan baik dan benar akan sangat mendukung dalam mencapai tujuan pembangunan nasional.
Kewaspadaan karena wilayah Indonesia yang begitu luas dengan pulau-pulau yang terpisah oleh laut dan selat sangat dimungkinkan terjadinya disintegrasi bangsa.
ž     Posisi geografis Indonesia diantara dua benua(Asia dan Australia) dan dua samudra(Hindia dan Pasifik)
ž    Indonesia berada di garis katulistiwa sehingga wilayahnya subur dengan iklim tropis.
ž     Hal tersebut berpengaruh secara positif seperti:iptek yang mendukung kemajuan bangsa.
ž Pengaruh negatif seperti: mudahnya pengaruh asing yang masuk ke Indonesia misalnya:liberalisme,komunisme,dan budaya asing yang tidask sesuai dengan kepribadian bangsa.
ž     Bangsa Indonesia harus selalu waspada terhadap HTAG Hambatan, Tantangan, Ancaman,
Gangguan).

2.       Batas wilayah NKRI
ž  Batas daratan:
Utara : Malaysia Timur
Timur: Papua Nugini dan Timor Leste
ž  Batas lautan:
ü  Awalnya wilayah teritorial Indonesia berjarak 3 mil mengelilingi masing-masing pulau Indonesia.Hal ini sangat merugikan Indonesia dari segi politik,ekonomi,sosial,budaya,hankam
ü  Tanggal 13 Desember 1957 melalui Deklarasi Juanda dalam forum konferensi hukum laut internasional batas teritorial Indonesia menjadi 12 mil dihitung dari titik-titik pulau terluar saat air laut surut.
ü  Tanggal 21 Maret 1980,pemerintah mengumumkan Zona Ekonomi Eksklusif(ZEE) sepanjang 200 mil diukur dari garis pantai terluar saat air surut(UU RI No.5 tahun 1983 tgl.18 November 1983.

3.       Pemersatu bangsa Indonesia
Alat pemersatu bangsa:
a.       Lambang Negara Indonesia
b.      Bendera Merah Putih
c.       Dasar Negara
d.      Bahasa Indonesia

a.       Lambang Negara Indonesia adalah burung Garuda dengan ciri-ciri:
1)      Kepala selalu menoleh ke kanan,artinya: NKRI selalu membela kebenaran dan keadilan
2)      Jumlah bulu sayapnya tujuh belas,simbol tanggal kemerdekaan Indonesia yaitu tujuh
3)      Jumlah bulu ekornya delapan,simbol bulan Agustus
4)      Jumlah bulu leher empat puluh lima,artinya Indonesia  merdeka tahun 1945
5)  Di dada burung Garuda terdapat perisai yang menggambarkan simbol-simbol dasar negara Pancasila
6)  Kaki burung Garuda mencengkeram sebuah pita bertuliskan semboyan”Bhinneka Tunggal Ika”artinya berbeda-beda tetapi tetap satu.

Gambar 2. Lambang Negara Indonesia


Lagu Garuda Pancasila


b.  Bendera Merah Putih

Gambar 3. Bendera Merah Putih
c. Dasar Negara 
    Dasar Negara Indonesia yaitu Pancasila
    
Gambar 4. Bunyi Sila Pancasila
 
4. Bahasa Indonesia
  Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan bagi bangsa Indonesia, sesuai dengan isi Sumpah          Pemuda.

Gambar 5. Bunyi Sumpah Pemuda
 
Lagu "Satu Nusa Satu Bangsa"


C.Pentingnya Persatuan dan Kesatuan Bangsa
ž Sebagai negara plural/beragam sangatlah penting menjaga keutuhan dari segala macam ancaman,tantangan,hambatan,dan gangguan.
ž       Untuk: mencapai cita-cita dan tujuan nasional
      (di alinea 4 UUD 1945:1.melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tanah air Indonesia 2.memajukan kesejahteraan umum 3. mencerdaskan kehidupan bangsa 4.ikut serta menciptakan perdamaian dunia).

D.Keutuhan NKRI

1.       Bangga sebagai bangsa Indonesia
1)      Letak geografis
2)      Budayanya banyak dan bermutu tinggi
3)      Ramah tamah penduduknya
4)      Sumberdaya alam melimpah
5)      Subur
6)      Alam indah
7)      Iklim tropis
Wujud bangga: cinta pada negara/nasionalisme

2.Kerukunan Bermasyarakat,berbangsa,dan Bernegara
a. Alasan dan tujuan membina kerukunan
v  Mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat
v  Tercipta suasana aman,tenteram,dan damai.
v  Tercipta kebahagiaan lahir dan batin

b. Tantangan dan hambatan pembinaan kerukunan
1) Keterbatasan komunikasi antara pemerintah dengan rakyat khususnya di daerah terpencil.
2)      Keragaman kepentingan dan didominasi rasa kesukuan
3)      Permasalahan yang muncul akibat perbedaan SARA
4)      Berbagai ketimpangan dan kesenjangan sosial
5)      Budaya paternalistik dan sikap mental feodal
6)  Kemajuan iptek  dan era globalisasi yang disalahgunakan sehingga merusak moral bangsa.

c. Pembinaan kerukunan
1)      Pemeliharaan dan peningkatan keamanan dan ketertiban umum
2)      Peningkatan ketahanan nasional
3)      Peningkatan ketertiban dan kepastian hukum
4)      Penegakan hukum dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

3. Perilaku Menjaga Keutuhan Negara Dalam Kehidupan Sehari-hari
a.  Perasaan hormat
b.  Setia
c.   Cinta tanah air
d.  Membela kebenaran dan keadilan
e.  Semangat kebersamaa

a.       Perasaan hormat
1)      Selalu menghargai orang lain,baik di lingkungan keluarga,sekolah,dan masyarakat
2)      Memiliki sikap sopan
3)      Selalu menghargai orang yang lebih tua
4) Menaati semua peraturan yang berlaku baik dalam kehidupan, hidup bermasyarakat,berbangsa,dan bernegara
5)      Selalu bertutur kata santun terhadap orang

b.      Setia

1)        Bisa mematuhi keputusan bersama
2)        Menghargai perjanjian yang sudah dibuat
3)        Selalu menepati janji
4)        Menghindari sikap meremehkan paraturan-peraturan yang telah disepakati
5)        Patuh melaksanakan tugas-tugas dan kewajiban
6)        Berpegang teguh pada prinsip hidup terpuji

c.       Cinta tanah air

1)        Menggunakan produk dalam negeri
2)        Berjiwa kepahlawanan
3)        Berani membela kebenaran dan keadilan
4)        Semangat rela berkorban yang tinggi
5)        Bersedia membela kepentingan bersama

d. Membela kebenaran dan keadilan
1)        Berani mengakui kesalahan sendiri dan kemenangan orang lain
2)        Menghindari perilaku licik dan tercela
3)        Bersifat ksatria dan jujur
4)        Bersedia mengakui keunggulan atau kelebihan orang lain
5)        Bersikap adil

e.  Semangat kebersamaan
1)      Memiliki perasaan senasib dan sepenanggungan
2)      Aktif dalam kegiatan kegotongroyongan
3)      Bersikap mengutamakan sikap hidup bersama”berdiri sama tinggi duduk sama rendah”
4)      Tidak meremehkan atau merendahkan orang lain

Demikian materi pelajaran PKn kelas V semester I yang membahas materi Menjaga Keutuhan NKRI, semoga bermanfaat untuk para siswa maupun guru, demi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Salam sukses..